Ilusterasi
Luka membawa air mata Luka membawa air mata
penuh luka pada rakyat juga
penuh air mata pada rakyat jua
penuh Berdarah pada rakyat juga
Hidupku berahadap pada kau kolonial
Padahal aku punya hak, ku
termenu kala senja kusenyum pada kau
kaupun tak bisa sapa, mengapa
Hanyalah tetes air mata rakyat Papua
Dengan menemani duka setiap hari
tergores luka pada hati rakyat
dan jiwa juga terluka
dengan alampun ikut tetes air mata
Rakyat berbicara hak sendiripun
kau tak bisa didengarkan
Berdialog berkali-kali
pengadilan
Namun itu pun kau sia-siakan
menjawab suara rakyat dan
derita rakyat ini kapan kau menjawab
aku akan menanti-mu di pintu gerbang
Sempei kapanpun dan bagimanapun
pada realita kehidupan
rakyat Papua, luka
Membawa air mata.
Piss selalu mengalir
air-mata rakyat Papua
By: Yatri, D#
Sragen-30-01-2020

0 Komentar